Kementan Bersama Pemda Inhil Bahas Stabilitas Harga dan Investasi Hilirisasi Komoditas Kelapa
Tenaga Ahli Menteri Pertanian (TAM) Prof. Hasil Sembiring didampingi Kepala BRMP Riau (Dr. Agus W. Anggara, S.Si., M.Si.) serta Kepala BBPP Lembang (Dr. Ir. Ajat Jatnika, M.Sc.) bertemu dengan Bupati Indragiri Hilir H. Herman di rumah dinas Bupati pada Minggu (17/05/2026). Pertemuan tersebut membahas potensi besar sektor perkebunan kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus berbagai tantangan yang tengah dihadapi masyarakat petani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Inhil menyampaikan bahwa daerahnya merupakan kawasan penghasil kelapa terbesar dan terluas di Indonesia. Luas perkebunan kelapa di Inhil tercatat mencapai 425.740 hektare dengan produksi sekitar 6.952.945 butir kelapa per hari. Potensi tersebut menjadikan komoditas kelapa sebagai sektor strategis dan penopang utama perekonomian masyarakat setempat.
Namun demikian, Bupati Inhil mengungkapkan bahwa harga kelapa di tingkat petani saat ini tengah mengalami penurunan sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Prof. Hasil Sembiring menyampaikan bahwa berbagai aspirasi dan usulan dari Pemerintah Kabupaten Inhil akan segera ditindaklanjuti bersama tim Direktorat Jenderal teknis di Kementerian Pertanian, termasuk pembahasan terkait kebijakan pengembangan komoditas kelapa dan usulan penetapan harga guna melindungi petani serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.